Nama-nama Bagian Pohon dalam Bahasa Jawa: Papah, Oyot, Pang, dll
KabarJawa.com – Bahasa Jawa dikenal sebagai bahasa yang sangat detail dan kaya kosakata. Untuk menyebut satu objek yang sama namun dalam kondisi berbeda, istilahnya bisa berubah total. Hal ini juga berlaku pada penyebutan bagian-bagian pohon.
Bagi Anda yang sedang belajar istilah botani dalam Bahasa Jawa, berdasarkan informasi yang dihimpun KabarJawa.com, berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Bagian Utama Pohon
Ini adalah istilah dasar untuk menyebut anatomi pohon secara umum:
- Wit: Pohon (utuh).
- Oyot: Akar.
- Gembung / Watang: Batang pohon utama.
- Bonggol: Pangkal batang pohon yang besar (bagian bawah dekat tanah).
- Kulit: Kulit kayu (kulit luar batang).
- Tunggak: Sisa batang pohon yang sudah ditebang (tunggul).
Bagian Cabang dan Dedaunan
Masyarakat Jawa membedakan penyebutan dahan berdasarkan ukurannya. Berikut adalah beberapa diantaranya.
- Pang: Cabang atau dahan pohon yang berukuran besar (tumbuh langsung dari batang utama).
- Carang: Ranting atau cabang yang ukurannya kecil.
- Godhong: Daun (Bahasa Krama: Ron).
- Kembang: Bunga (Bahasa Krama: Sekar).
- Woh: Buah.
Istilah Khusus
Beberapa pohon seperti Kelapa, Pisang, atau Jagung juga memiliki istilah unik yang tidak dimiliki pohon lain. Berikut istilah-istilah tersebut.
- Papah: Pelepah atau tangkai daun yang besar dan keras (biasanya pada pisang, kelapa, atau talas).
- Janur: Daun kelapa yang masih muda (berwarna kuning muda/hijau pupus).
- Blarak: Daun kelapa yang sudah tua atau kering (biasanya untuk kayu bakar).
- Sada: Lidi (tulang daun kelapa).
- Ontong / Tuntut: Jantung pisang (bunga pisang).
- Klobot: Kulit jagung / daun pembungkus jagung.
- Janggel: Bonggol jagung (bagian dalam tempat biji menempel).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
Agar lebih paham, berikut adalah contoh penggunaan kata-kata di atas dalam kalimat sehari-hari:
Oyot (Akar)
- Jawa: “Wit ringin kae oyote kuwat banget, bisa ngrusak tembok.”
- Indo: Pohon beringin itu akarnya sangat kuat, bisa merusak tembok.
Pang (Dahan)
- Jawa: “Aja menek ning kono, pange wis lapuk, ndak tugel.”
- Indo: Jangan memanjat di situ, dahannya sudah lapuk, nanti patah.
Godhong (Daun)
- Jawa: “Simbah lagi golek godhong gedhang kanggo bungkus lemper.”
- Indo: Nenek sedang mencari daun pisang untuk membungkus lemper.
Blarak (Daun Kelapa Kering)
- Jawa: “Tulung jupukna blarak kae kanggo gawe geni.”
- Indo: Tolong ambilkan daun kelapa kering itu untuk membuat api.
Ada Papah, Oyot hingga Pang
Jadi kesimpulannya, nama-nama bagian pohon dalam Bahasa Jawa antara lain Papah (tangkai daun besar), Oyot (akar), dan Pang (dahan). Selain itu, ada beberapa istilah lain seperti yang sudah disebutkan satu per satu di atas.
Sementara, kini diketahui bahwa keberadaan ragam kosakata ini menunjukkan betapa dekatnya masyarakat Jawa dengan alam, sehingga setiap detail kecil dari sebuah pohon memiliki namanya sendiri.***
Agen234
Agen234
Agen234
Berita Terkini
Artikel Terbaru
Berita Terbaru
Penerbangan
Berita Politik
Berita Politik
Software
Software Download
Download Aplikasi
Berita Terkini
News
Jasa PBN
Jasa Artikel
News
Breaking News
Berita