Cara Menikmati Waisak Borobudur 2026, dari Pelepasan Lampion hingga Sunrise Pradaksina
5 mins read

Cara Menikmati Waisak Borobudur 2026, dari Pelepasan Lampion hingga Sunrise Pradaksina

Perayaan Waisak 2026 di Borobudur kembali menghadirkan prosesi pelepasan lampion dan sunrise pradaksina. (Ist)

KabarJawa.com – Perayaan Waisak 2026 di kawasan Candi Borobudur kembali diprediksi menjadi magnet wisata spiritual terbesar di Indonesia.

Ribuan lampion dijadwalkan menerangi langit malam Borobudur dalam prosesi sakral yang selalu menarik perhatian wisatawan, umat Buddha, hingga pemburu pengalaman budaya dari berbagai daerah.

Tahun ini, InJourney Destination Management (IDM) kembali membuka berbagai pilihan paket bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana Waisak secara lebih dekat, mulai dari pelepasan lampion hingga sunrise pradaksina yang sarat nuansa reflektif.

Di pelataran Borobudur yang mulai gelap menjelang malam, suasana biasanya berubah hening beberapa menit sebelum lampion diterbangkan.

Banyak pengunjung memilih duduk diam sambil memotret, sementara sebagian lainnya menuliskan doa dan harapan di wishing card sebelum lampion dilepas bersama-sama ke udara.

Pelepasan Lampion Jadi Momen Paling Diburu

Tradisi pelepasan lampion masih menjadi agenda paling dinanti dalam rangkaian Waisak Borobudur.

Saat ribuan cahaya mulai naik perlahan ke langit, kawasan candi berubah menjadi lautan titik cahaya yang memantul di relief dan stupa-stupa tua Borobudur.

Momen tersebut bukan hanya atraksi visual, tetapi juga memiliki makna spiritual yang kuat bagi banyak peserta.

Direktur Komersial IDM, Richard Gistang Panutur, mengatakan tradisi lampion menjadi simbol refleksi diri dan harapan baru.

“Tradisi pelepasan lampion dalam perayaan Waisak tidak sekadar indah secara visual, tetapi juga mencerminkan perjalanan batin untuk berefleksi, menenangkan diri, dan menguatkan harapan,” ujarnya di Yogyakarta, Kamis (7/5/2026).

Pengunjung yang pernah datang pada tahun-tahun sebelumnya biasanya mulai memenuhi kawasan sejak sore hari.

Antrean shuttle kendaraan listrik hingga titik pemeriksaan tiket juga cenderung ramai mendekati malam pelepasan lampion.

Untuk mengikuti prosesi tersebut, IDM membuka paket lampion dengan rincian harga sebagai berikut:

Harga Tiket Lampion Waisak Borobudur 2026

Paket Wisatawan Nusantara Wisatawan Mancanegara
Paket Lampion Rp950.000 Rp1.200.000

Fasilitas yang didapatkan meliputi:

  • Kesempatan mengikuti pelepasan lampion
  • Tiket masuk kawasan pada 31 Mei 2026
  • Kaos merchandise Waisak
  • Tote bag
  • Wishing card
  • Pulpen
  • Jas hujan
  • Mini flashlight
  • Shuttle kendaraan listrik pulang-pergi

Penjualan tiket berlangsung mulai 18 April hingga 31 Mei 2026.

Sunrise Pradaksina Hadirkan Pengalaman Lebih Reflektif

Selain prosesi lampion, IDM juga menghadirkan paket sunrise pradaksina yang mulai banyak diminati pengunjung dalam beberapa tahun terakhir.

Paket ini memungkinkan peserta mengikuti pradaksina atau berjalan mengelilingi Borobudur sambil bermeditasi saat matahari terbit.

Udara pagi yang dingin, kabut tipis di sekitar candi, dan suara langkah peserta yang berjalan perlahan menciptakan suasana yang jauh berbeda dibanding keramaian wisata siang hari.

Bagi sebagian peserta, momen ini justru menjadi pengalaman paling membekas selama Waisak di Borobudur.

Harga paket lampion dan sunrise pradaksina ditawarkan sebagai berikut:

Paket Wisatawan Nusantara Wisatawan Mancanegara
Lampion + Sunrise Pradaksina Rp1.350.000 Rp1.750.000

Fasilitas paket mencakup:

  • Semua fasilitas paket lampion
  • Akses kawasan pada 31 Mei dan 1 Juni 2026
  • Tiket sunrise pradaksina
  • Layanan upanat
  • Transportasi EV wara-wiri di dalam kawasan

Penjualan paket berlangsung mulai 25 April hingga 31 Mei 2026.

Tiket Tribun dan Tiket Kawasan Juga Tersedia

Bagi pengunjung yang tidak ingin ikut menerbangkan lampion, IDM menyediakan tiket tribun untuk menyaksikan prosesi dari area sisi selatan Marga Utama Borobudur.

Dari tribun tersebut, pengunjung tetap dapat menikmati panorama langit penuh lampion tanpa harus berada di area pelepasan utama.

Harga tiket tribun:

  • Rp250.000 untuk wisatawan nusantara
  • Rp350.000 untuk wisatawan mancanegara

Selain itu, tersedia juga tiket masuk kawasan Taman Wisata Borobudur bagi pengunjung yang hanya ingin menikmati atmosfer Waisak dari area umum.

Harga tiket kawasan:

  • Rp65.000 untuk wisatawan nusantara
  • Rp150.000 untuk wisatawan mancanegara

Penjualan tiket kawasan mulai dibuka pada 9 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026.

Waisak Borobudur Jadi Ruang Spiritual dan Budaya

Richard menegaskan perayaan Waisak di Borobudur bukan hanya agenda wisata tahunan, tetapi juga ruang perjumpaan nilai spiritual, budaya, dan toleransi.

“Pelepasan lampion bukan hanya sebuah tradisi, melainkan momentum refleksi yang mengajak kita semua untuk melepaskan hal-hal yang membebani, sekaligus menumbuhkan harapan baru,” katanya.

Di tengah hiruk-pikuk aktivitas modern, Waisak di Borobudur tetap menjadi ruang sunyi yang dicari banyak orang, tempat untuk berhenti sejenak, menarik napas panjang, lalu memandang langit malam yang perlahan dipenuhi cahaya lampion.

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch